Travel Story 16 May 2021 16:00

Museum Basoeki Abdullah, Peninggalan Maestro Seni Rupa Indonesia

1 tahun yang lalu
Museum Basoeki Abdullah, Peninggalan Maestro Seni Rupa Indonesia Ilustrasi. (Foto: Dody W)

Teks & foto: Dody W / Editor: Agung Rahmadsyah

TRAVELTIMES.ID, JAKARTA - Sejarah mencatat kehadiran Basoeki Abdullah kian menyempurnakan dunia seni rupa Nusantara. Mendiang tokoh seni rupa Indonesia tersebut termasuk seniman kesukaan Bung Karno. Karya-karyanya pun terpajang di Istana Negara.

Setelah Basoeki mangkat, rumahnya di Jalan Keuangan Raya No 19, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, diserahkan ahli warisnya yakni, Saraswati Kowenhouven, Cicilia Sidhawati, dan Nataya Narerat kepada Pemerintah Indonesia. Untuk mengapresiasi jasa mendiang sang maestro, rumah itu kemudian dijadikan Museum Basoeki Abdullah.

Lihat juga:

1. Desa Wisata Liang Ndara, Perpaduan Keindahan Alam dan Kebudayaan Flores

2. Desa Wisata Bilebante, Arena Budidaya Rumput Laut di NTB

3. Geyser Cisolok, Keajaiban Alami di Sukabumi

Koleksi di Museum Basoeki Abdullah terdiri atas lukisan serta koleksi pribadi mendiang berupa patung, pakain, topeng, wayang, senjata, buku, dan lainnya.

Museum Basoeki Abdullah terdiri atas dua bangunan. Gedung Pertama merupakan eks rumah Basoeki Abdullah. Sedangkan Gedung Kedua adalah bagunan baru, terletak di samping rumah, yang dimanfaatkan sebagai tempat pameran lukisan Basoeki serta kegiatan pameran lain.

Pada Gedung Pertama terdapat benda-benda dan koleksi pribadi milik Basoeki yang pernah ia gunakan semasa masih hidup, termasuk koleksi senjata tradisional dan modern serta barang bukti perampokan yang menyebabkan Basoeki terbunuh.

Seiring peningkatan jumlah pengunjung serta fungsi Museum Basoeki Abdullah, di antaranya untuk edukasi seni, pada 2016 didirikan Gedung Kedua.

Gedung baru ini memadukan arsitektur gedung lama yang bergaya klasik dengan sentuhan modern, sehingga tampilan Museum Basoeki Abdullah pun kian sempurna. Sentuhan art pada fasad atau wajah bangunan serta lukisan mural pada bagian dalam menebarkan daya tarik sendiri.

Lantai 3 Gedung Kedua difungsikan sebagai Ruang Serbaguna. Ruangan ini difungsikan sebagai sarana mengedukasi masyarakat melalui pelbagai kegiatan seperti seminar, workshop, hingga lomba. Masyarakat bisa pula memanfaatkan ruangan tersebut untuk pameran dan berbagai kegiatan edukatif yang selaras fungsi dengan Museum Basoeki Abdullah.

Berita Lainnya

All article - Bottom