Art Culture 15 May 2021 13:00

Ziarah Wali Songo: Sunan Kudus

1 tahun yang lalu
Ziarah Wali Songo: Sunan Kudus Salah satu sudut area makam Sunan Kudus di belakang Menara Masjid, Kudus, Jawa Tengah. // Semua foto diambil sebelum pandemi Covid-19. (Foto: Sendy A Saputra)

Disclaimer: Seri Ziarah Wali Songo yang tayang di website TRAVELTIMES.ID, Jumat (07/05/2021) - Minggu (16/05/2021), dirangkum dari buku Arsy karya Sendy A Saputra (2019). Segala bentuk penyuntingan dilakukan atas izin penulis. Selamat membaca!

Teks & Foto: Sendy A Saputra / Editor: Agung Rahmadsyah

TRAVELTIMES.ID, JAKARTA - Raden Fatihan atau Raden Ja’far Shadiq atau yang akrab dikenal dengan Sunan Kudus, adalah putra dari Sunan Ngudung hasil perkawinan dengan Syarifah (adik Sunan Bonang, cucu Sunan Ampel).

Seperti wali yang lainnya, Sunan Kudus dalam berdakwah sangat menyelami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sunan Kudus mengajarkan teknik-teknik penyempurnaan alat-alat pertukangan, kerajinan emas, pandai besi, membuat keris pusaka, dan mengajarkan hukum-hukum agama.

Sunan Kudus dikenal mempunyai rasa toleransi yang tinggi antar pemeluk agama lain. Hal tersebut terlihat pada bangunan Menara Masjid Kudus dan Lawang Kembar Masjid Kudus. Detail ornamennya menunjukan hasil perpaduan antara arsitektur Islam dengan arsitektur setempat berciri khas Hindu.

Perpaduan unsur Islam dengan unsur lokal yang dilakukan oleh Sunan Kudus, tampak pula pada cerita-cerita masyarakat tentang pelarangan menyembelih Sapi.   

Karena rasa menghormati kepada umat Hindu itulah, Sunan Kudus membuat bangunan masjid bergaya arsitektur Hindu. Bahkan, saat Idul Qurban (Hari Raya Idul Adha) yang disembelih Sunan Kudus bukan sapi melainkan kerbau. Alasannya, sapi adalah hewan yang dimuliakan dan dihormati orang-orang beragama Hindu.

Lihat juga:

1. Ziarah Wali Songo: Syaikh Siti Jenar

2. Ziarah Wali Songo: Sunan Gunung Jati

3. Ziarah Wali Songo: Raden Patah

Para santri yang sedang melewati di depan Menara Masjid Kudus.
Tepat di parkiran motor pintu belakang makam Sunan Kudus, terpampang foto lawas yang menggambarkan jirat makam Sunan Kudus dan keadaan Menara Masjid Kudus.
Salah satu prasasti tua yang terdapat di area makam Sunan Kudus.
Makam Dewi Sujinah (istri Sunan Muria). Pada jirat makam tertulis kata “garwo” adalah bentuk akronim (singkatan) dari “sigarane nyowo” atau belahan hati. Dan kata “raji” berarti adik laki-laki. Dengan kata lain, Sunan Muria adalah adik ipar dari Sunan Kudus.  
Menara Masjid Kudus, dengan corak Hindu yang terlihat megah dan indah.
Para peziarah yang tengah mengirim doa di depan makam Sunan Kudus.
Becak merupakan salah satu sarana transportasi wisata untuk para wisatawan berkeliling mengunjungi beberapa tempat bersejarah dan pusat oleh-oleh khas Kudus. 

 

Berita Lainnya

All article - Bottom