Travel Story 27 May 2021 16:10

Bertualang Menuju Jembatan Gantung Kebanggaan Sukabumi

1 tahun yang lalu
Bertualang Menuju Jembatan Gantung Kebanggaan Sukabumi Suspension Brigde Situ Gunung, Sukabumi. (Foto: Dody W)

Teks & Foto: Dody W / Editor: Agung Rahmadsyah

TRAVELTIMES.ID, JAKARTA - Melintasi jembatan gantung berketinggian 107 meter, di Suspension Brigde Situ Gunung, Sukabumi Jawa Barat, jadi atraksi uji adrenalin tersendiri. Berbalut udara sejuk khas dan jajaran gunung jadikan destinasi ini patut untuk didatangi.

Di medio awal 2019 ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, meresmikan jembatan gantung yang diklaim sebagai jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara, dengan panjang mencapai 243 meter dan memiliki lebar 1,2 meter.  

Lihat juga:

1. Suka Ria di Hutan Tematik Taman Wisata Alam Punti Kayu

2. Bersantai Menikmati Bali di Pantai Kelan

3. Bukit Holbung, Bukit Cinta Penikmat Danau Toba

Suspension Bridge ini berada di dalam Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Tidak hanya jembatan, di area ini juga memiliki atraksi lainnya mulai dari area kamping, hingga amphitheater untuk menggelar pertunjukan.

Tetapi untuk akses sendiri, area kamping dan Suspension Bridge berada dalam pengelolaan yang berbeda. Sehingga bila ingin melintasi jembatan gantung, maka wisatawan dikenakan biaya lagi sebesar Rp50 ribu. Dengan biaya masuk itu, wisatawan bisa dapat welcoming snack serta akses menuju Curug Sawer melewati jembatan gantung.

Semenjak di resmikan dan dibuka untuk umum, jembatan gantung Situ Gunung ini langsung viral di media sosial. Bahkan semenjak pembangunan saja, jembatan ini sudah sering dikunjungi wisatawan hanya sekedar berfoto.

Jembatan ini sebenarnya awalnya hanya untuk mempersingkat perjalanan menuju Curug Sawer saja. Dari yang awalnya sekitar 1,7 km, apabila melewati jembatan gantung ini jadi hanya 1,2km.

Wisatawan tidak perlu khawatir Suspension Brigde Situ Gunung akan kelebihan muatan. Karena pengelola mengatur keluar masuk, wisatawan yang ingin melintas. Di momen pandemi ini pun juga disesuaikan dengan protokol kesehatan demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Berita Lainnya

All article - Bottom