Travel Story 14 July 2021 13:11

Tanjung Keluang, Rumah Ramah Penyu Sisik

12 bulan yang lalu
Tanjung Keluang, Rumah Ramah Penyu Sisik Penyu sisik di Tanjung Keluang. (Foto: Dody W - Sendy A Saputra)

 

Teks & Foto: Dody W / Editor: Agung Rahmadsyah

TRAVELTIMES.ID, JAKARTA - Taman Wisata Alam (TWA) Tanjung Keluang tidak hanya ramah untuk wisatawan pencinta pantai berair tenang. Pantai ini juga jadi rumah bagi Penyu Sisik yang keberadaannya sudah langka. Menikmati senja sembari mendapatkan edukasi tentang Penyu Sisik jadikan Tanjung Keluang primadona wisata di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Menuju Tanjung Keluang bisa melalui Pantai Kubu dan membutuhkan sekitar 30 menit perjalanan dengan kapal klotok sederhana. Pantai Tanjung Keluang adalah semenanjung  yang terletak di ujung Pantai Kubu. di tengahnya rimbunan pohon cemara membuat suasana pantai ini cukup teduh walau matahari sedang terik-teriknya.

Lihat juga:

Koleksi Free Download

Galeri Photo Story

Tanjung Keluang yang menjorok ke Laut Jawa mempunyai luas 2.500 kilometer persegi. Untuk pengelolaannya, Tanjung Keluang ini berada di bawah pengawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sesekali kapal-kapal ferry besar melewati pantai ini karena memang lokasinya yang menghadap langsung ke laut jawa. Memiliki kontur yang landai dan berpasir putih, pantai ini jadi tempat berjemur yang tepat sekaligus berenang di tepi pantainya.

Buat yang ingin sekedar bersantai sembari menunggu momen matahari terbenam, pepohonan cemara jadi tempat tepat untuk mendirikan hammock. Sesekali burung elang terbang di atas pantai, tetapi yang paling utama di pantai ini adalah keberadaan penangkaran Penyu Sisik.

Lokasinya menempati sebuah bangunan terbuka yang terbagi menjadi dua bagian. Di salah satu bagiannya terdapat gundukan pasir berukuran 10x2,5 meter yang dijadikan tempat penetasan telur penyu.

Setelah bagian bangunan yang dijadikan lokasi penetasan telur penyu sisik, di sisi lain bangunan ini terdapat tiga bak yang terbuat dari semen cor berukuran 2x3 meter. Di dalamnya berisi ratusan anak penyu sisik yang diletakan dalam ember-ember berwarna merah. Mayoritas umurnya 1-2 bulan. Setelah itu, baru pada usia 3 bulan, penyu-penyu ini dilepas ke laut.

Penyu sisik benar-benar menjadi primadona di pantai ini. Tidak hanya penyu yang masih hidup dan terus bertumbuh, di tempat ini juga terdapat kerangka penyu yang dijadikan sebagai wahana edukasi tentang kehidupan penyu sisik.

Tanjung Keluang jadi destinasi wisata tepat yang mampu menjawab rasa penasaran tentang kehidupan Penyu Sisik. Pantai alami berbalut suasana konservasi yang tenang yang menentramkan.

Berita Lainnya

All article - Bottom