Art Culture 14 July 2021 14:58

Menyibak Kekayaan Warisan Budaya dari Bawah Air

11 bulan yang lalu
Menyibak Kekayaan Warisan Budaya dari Bawah Air Ilustrasi. (Foto: Screenshoot)

 

Reporter: - / Editor: Agung Rahmadsyah

TRAVELTIMES.ID, JAKARTA - Selama ini warisan budaya atau benda peninggalan bersejarah jamak ditemukan di daratan, dengan metode penggalian. Namun tak sedikit juga warisan budaya yang bisa ditemukan dari bawah air. Terlebih perairan Indonesia merupakan jalur perdagangan kuno, yang menjadi andalan para pelaut dunia.

Hal inilah yang menjadikan Direktorat Pelindungan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia menggelar seminar daring pada Rabu (14/07/2021) dengan tajuk "Warisan Budaya Bawah Air: Potensi dan Pemanfaatan Kapal Karam di Perairan Indonesia".

Lihat juga:

Koleksi Free Download

Galeri Photo Story

Acara ini menghadirkan pakar-pakar yang sudah berkiprah cukup lama di bidang tersebut seperti Pahadi U Bujang (Arkeolog Peselam), Gunawan (Praktisi Arkeologi Bawah Air), dan R. Widiati (Tenaga Ahli Pelestari).

Selaku praktisi Arkeologi Bawah Air yang sudah berpengalaman, Gunawan menekankan perlunya melakukan perencanaan yang baik sebelum melakukan penyelaman.

"Misalnya ada 3 orang turun ke dalam air, semuaya harus punya peran masing-masing sehingga tidak bertubrukan kerjaannya. Untuk turun-naiknya diatur oleh dive master. Bahkan untuk masuk ke reruntuhan kapal juga ada tekniknya," ujar Gunawan.

Terkait sumber atau informasi, Gunawan menuturkan biasanya ia mendapatkan informasi dari literatur atau wawancara dengan nelayan sekitar.

"Tapi literatur ini agak susah ya, karena di bawah laut itu arusnya kencang dan badai. Jadi data yang sudah lama itu, biasanya sudah tidak valid. Paling gampang ya ngobrol dengan nelayan," kata Gunawan.

"Nah biasanya titik koordinat warisan budaya bawah air tidak akan diberitahu, karena pernah kejadian diberitahu titik koordinatnya kemudian 3 bulan kemudian habis oleh pemburu entah besi tua atau benda-benda bersejarah."

Sementara itu, R. Widiati mengungkapkan ada ratusan ribu warisan budaya bawah air yang ada di Indonesia yang untuk saat ini kategorinya adalah kapal karam.

"Mayoritas ditemukan keramik, karena keramik punya ketahanan untuk direndam dalam air. Bisa saja waktu itu di atas kapal ada juga komoditi lain seperti sutra, dan lainnya tapi benda-benda itu kurang tahan air jika dibanding air," tuturnya.

Berita Lainnya

All article - Bottom