News 14 October 2021 12:49

Inilah 3 Daya Tarik Wisata Lain di Sekitar Desa Wisata Kampung Majapahit

12 bulan yang lalu
Inilah 3 Daya Tarik Wisata Lain di Sekitar Desa Wisata Kampung Majapahit

Teks : Issa Abdul Bari / Foto: Kartika Dirgantara

TRAVELTIMES.ID, JAWA TIMUR - Desa Wisata Kampung Majapahit memang harus diakui menawarkan banyak hal menarik untuk dieksplor oleh wisatawan khususnya para generasi muda. Sebut saja objek wisata kelas dunia, seni budaya yang masih terjaga, skill istimewa para masyarakatnya dalam hal mengolah bahan kuningan serta senasi menginap di homestay tematik ala zaman Kerajaan Majapahit.

Tapi wisatawan muda tentu tidak semudah itu berpuas diri denga napa yang ditawarkan oleh Desa Wisata Kampung Majapahit. Namun tak perlu khawatir, karena jika wisatawan muda ingin mencari daya tarik wisata lainnya di sekitar Desa Wisata Kampung Majapahit ini, ada 4 daya tarik wisata yang layak untuk dieksplor.

Berkunjung ke Museum Majapahit
Museum Majapahit ini sering diseibut juga Museum Trowulan merupakan museum arkeologi yang dibangun untuk menyimpan berbagai artefak dan temuan arkeologi yang berhasil ditemukan di sekitar Trowulan.
Museum ini merupakan salah satu lokasi bersejarah terpenting di Indonesia yang berkaitan dengan sejarah kerajaan Majapahit. Awalnya bangunan museum ini diperuntukkan sebagai Gudang penyimpanan artefak Majapahit yang ditemukan oleh seorang arsitek asal Belanda, Henri Maclaine Pont. Namun baru pada tahun 1987, Museum Majapahit ini resmi dibuka.


Museum ini adalah museum yang memiliki koleksi relik yang berasal dari masa Majapahit terlengkap di Indonesia. Museum Majapahit atau Museum Trowulan ini beralamat di Jalan Pendopo Agung, Ngelinguk, Trowulan, Kec. Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Mampir Sejenak di Candi Brahu
Berlokasi di Dukuh Jambu Mete, Desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto. Candi Brahu merupakan destinasi yang wajib dikunjungi bila Sobat Pesona sedang berada di Desa Wisata Kampung Majapahit.

Candi Brahu ini menjadi menarik karena merupakan salah satu candi yang diperkirakan dibangun sebelum pemerintahan kerajaan Majapahit yang berada dalam lingkungan situs Trowulan. Candi Brahu sudah ada ketika majapahit dipimpin oleh Hayam Wuruk, dan bahkan candi ini sudah ada ketika masa pemerintahan Raja Brawijaya I. Oleh sebab itu, Sejarah Candi Brahu di perkirakan candi yang pertama kali dibangun di situs sejarah di Trowulan.
Candi ini didirikan oleh Empu Sendok, dimana Empu Sendok merupakan seorang raja dari sejarah Kerajaan Mataram kuno dan diperkirakan candi Brahu merupakan salah satu peninggalan kerajaan Mataram Kuno ini. Dan candi ini juga memeiliki relief yang menggambarkan sekretisme antara agama Hindu dan agama Budha. Namun pada dasarnya candi Brahu memiliki struktur utama yang hampir sama dengan candi-candi yang berada di Jawa Timur.

Bersantap Onde-Onde khas Mojokerto
Mungkin belum banyak yang tahu kalau sebenarnya Onde-onde merupakan salah satu kuliner khas dari Mojokerto. Onde-onde bersama Ote-ote merupakan penganan yang Sobat Pesona tak boleh lewatkan saat sedang berada di Mojokerto.
Onde-onde merupakan jajanan pasar yang mempunyai bentuk bulat berwarna keemasan dan ditaburi biji wijen, biasanya Onde-Onde berisikan kacang hijau yang manis, namun Onde-onde khas Mojokerto mempunyai bahan dasar campuran dari tepung beras dan tepung ketan.


Sobat Pesona bisa menemukan Onde-onde khas Mojokerto ini di Onde-onde Bo Liem yang sudah legendaris,  Onde-onde Arasa juga sering kali jadi pilihan wisatawan, Onde-onde Giok Bie dan Onde-onde Hoo Liang yang merupakan putri dari Bo Liem.
Dan sebagai informasi, harga Onde-onde berkisar dari Rp2.500,- sampai Rp5.000,- per buahnya.

Jangan lupa juga untuk selalu patuhi protokol kesehatan dengan disiplin menerapkan 6M, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak,  menghindari kerumunan, membatasi mobilitas dan menghindari makan bersama agar aktivitas berwisata nanti tetap aman dan nyaman.

Berita Lainnya

All article - Bottom